Dulu, sewaktu pertama kali duduk di bangku perkuliahan, saya begitu mengagumi apa yang berbau 'Barat'. Tentu, dalam tataran akademiknya, karya-karya mereka, pemikiran, dan gagasan-gagasan mereka. Bukan pada tradisinya yang bertentangan dengan ajaran-ajaran leluhur kita. Saat itu, saya mengagumi mereka sebab dari merekalah saya dapat memahami bagaimana dunia ini bekerja secara rasional. Ada sekian perangkat-perangkat teori yang mampu menjelaskan mengapa kita harus bermasyarakat, mengapa manusia cenderung membuat kelompok, mengapa bahasa di dunia itu berbeda-beda, dan masih banyak lagi. Saya juga mengagumi filsafat, meski pada akhirnya saya tidak banyak paham ketika sampai pada bacaan dengan istilah yang cukup rumit. Barangkali bukan karena minimnya daya jangkau saya dalam menangkap filsafat, tapi memang karena saya belum menemukan semacam guru, atau role model yang kepada beliau saya bisa mengkonfirmasi pemahaman saya ini. Singkat cerita, dari perjalanan saya membaca banyak buku...